Serba Serbi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kota Ambon

Pekarangan adalah areal tanah yang biasanya berdekatan dengan sebuah bangunan. Jika bangunan tersebut rumah, maka disebut pekarangan rumah. Pekarangan dapat berada di depan, belakang atau samping sebuah bangunan, tergantung seberapa luas sisa tanah yang tersedia setelah dipakai untuk bangunan utamanya. Budidaya sayuran di pekarangan bukan merupakan hal baru. Praktek pemanfaatan demikian sudah lama dilakukan terutama di pedesaan. Namun demikian, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut semakin ditinggalkan, dan banyak pekarangan di pedesaan justru tidak dimanfaatkan, dibiarkan terlantar dan gersang.

Berbeda dengan lahan pertanian secara umum, pekarangan rumah memiliki luasan yang relatif sempit, bersentuhan langsung dengan penghuni rumah, serta memiliki peran yang sangat kompleks. Oleh sebab itu, pemanfaatannya dalam budidaya sayuran harus direncanakan sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi optimal, baik dalam hal tingkat produksi maupun dalam pemanfaatan lainnya di rumah tangga.

Beberapa prasyarat yang harus dipenuhi dalam berbudidaya sayuran di pekarangan diantaranya adalah harus memiliki nilai estetika atau keindahan sehingga selain dapat dimakan juga dapat mempercantik halaman rumah.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku sebagai unit pelaksana teknis Badan Litbang Pertanian di daerah siap mendukung upaya optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui dukungan inovasi teknologi dan bimbingan teknis yang diwujudkan dalam bentuk Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Berdasarkan rencana pelaksanaan KRPL tahun 2018, BPTP Maluku diberi tugas sebagai narasumber dalam pendampingan inovasi teknologi bagi kelompok KRPL Kabupaten/Kota.

  1. KRPL Taeno Baru

Kelompok KRPL ini  diketuai ibu Wa Sapira dengan jumlah anggota 30 orang. Pada pekarangan yang sempit, komoditas yang diusahakan terbatas terutama pada tanaman sayuran semusim antara lain kangkung, sawi, bayam, caisim, bunga kol, tomat, cabai, seledri dan okra. Sedangkan pada lahan pekarangan yang luas selain dapat diusahakan tanaman sayuran juga dapat diusahakan tanaman buah-buahan seperti lemon cina, rambutan dan pepaya.

 

  1. KRPL Lateri Jaya

Kelompok KRPL ini  diketuai ibu Lili Kailuhu dengan jumlah anggota 30 orang. Kelompok KRPL ini mengusahakan tanaman sayuran pada pekarangan yang sempit. Jenis sayuran yang diusahakan adalah kangkung, sawi, tomat, terong, cabai, seledri, bayam, selada, ketimun dan jagung manis.

  1. KRPL Karpan

Kelompok KRPL ini  diketuai ibu Tuti Noya dengan jumlah anggota 30 orang. Komoditas sayuran yang diusahakan kangkung, sawi, bayam, seledri, cabe, terung, tomat, ketimun dan jagung manis.

  1. KRPL Mandiri Jaya

Kelompok KRPL ini  diketuai ibu Aya de Fretes dengan jumlah anggota 30 orang. Komoditas yang diusahakan terbatas terutama pada tanaman sayuran seperti kangkung, sawi, selada, seledri, terung, cabai, tomat, dan ketimun.

Semangat untuk memanfaatkan sejengkal pekarangan di rumah dengan aneka tanaman pendukung gizi keluarga akan membawa banyak berkah bagi keluarga dan manfaat bagi tamu yang berkunjung. Berkah keluarga berupa peningkatan gizi dan pengurangan belanja sehari-hari.

 

Penulis.  Maryke J. Van Room, SP, M.Si