Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman Sagu di areal Pertanaman Kegiatan Kajian Inovasi Teknologi Budidaya Sagu di Maluku

Tim Kajian Inovasi Teknologi Budidaya Sagu di Maluku yang yang terdiri dari Dr. Ir. Rein. E. Senewe, Sheny. S. Kaihatu, SP, dan Teknisi Agus Lalopua melaksanakan kegiatan penanaman dan Pemelihaaran Sagu bersama dengan kelompok tani Sion Desa Makariki. Kegiatan diawali dengan melaksanakan koordinasi dengan Kepala IP2TP Makariki dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi kegiatan penanaman.
Sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu dilakukan pembibitan Tanaman Sagu selama kurang lebih 3 bulan yakni dari bulan Maret – akhir Juni 2019 di Desa Rutong Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Pengontrolan dalam pembibitan Sagu untuk menjaga bibit dalam kondisi baik. Proses pengangkutan bibit ditunjang dengan cuaca/curah hujan tinggi di bulan Juni sampai bulan Juli 2019. Setiap bibit diberi label sesuai perlakuan yakni : 1) Pembibitan dengan Sistem Rakit; 2) Pembibitan Mengunakan Polybag; 3) Pembibitan dengan Perendaman di Air Kolam dan 4) Tanpa Pembibitan atau ditanam langsung. Varietas yang ditanam adalah Sagu Tuni dan Sagu Ihur dengan jumlah anakan/bibit sagu sebanyak 216 anakan dengan jarak tanam 10 m x 10 m
Sebelum penanaman areal penanaman telah dilakukan penyemprotan herbisida untuk mencegah gulma dan membersihkan sisa kayu hasil tebangan pohon. Pembuatan Lobang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm telah disipakan 2 minggu sebelum dilakukan penanaman dan masukan pupuk organik berupa kotoran sapi sebanyak 2 kg/lobang tanam dan dibiarkan sampai waktu penanaman. Hal ini dimaksudkan agar menyuburkan dan menggemburkan tanah, menambah kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dan marangsang pertumbuhan akar, batang dan daun.
Sebelum bibit sagu dimasukan ke dalam lobang tanam, campuran pupuk kandang dan tanah yang sudah dimasukan ke dalam lobang tanam diusahakan 30 cm dari dasar lobang tanam. Bibit diletakan dalam lobang tanam dan di tutup dengan tanah. Kondisi curah hujan yang tinggi beberapa hari setelah penanaman diharapkan dapat mendorong tingkat keberhasilan bibit sagu untuk bertumbuh dan berkembangan di areal penanaman.