Prospektif Produk Sagu Waraka (SAWA)

Sagu (Metroxylon spp) merupakan salah satu sumber pangan tradisional potensial yang dapat dikembangkan dalam diversifikasi pangan mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional. Bahan pangan tradisional ini memiliki nilai gizi tidak kalah dengan sumber pangan lainnya seperti beras, jagung, ubikayu dan kentang. Potensi lahan sagu di Maluku cukup luas

Kurun waktu 1 tahun Badan Litbang Pertanian, Balai Besar Pascapanen Pertanian dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku serta Pemda Maluku Tengah berkolaborasi menghasilkan produk pangan lokal higienis.. SAWA “Sagu Waraka”.

Kegiatan Bioindustri Sagu di Desa Waraka Kabupaten Maluku Tengah dengan 3 produk Bioindustri Tepung Sagu, Beras Sagu dan Mie. Pendamping Kegiatan Bioindusri Sagu Dr Ir. Rein. E. Senewe, M.Sc bersama Bapak Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah Bapak Marlatu Leleury.SE pada tanggal 8 September 2019 mengujungi Pabrik atau tempat Pembuatan Sagu. Produk Sagu Higienis ini telah menunjukan kemajuan pesat dengan banyaknya Order baik dalam dan luar negeri. Pati Basah yang masuk dalam pabrik pengolahan harus dalam bentuk Tumang Sagu agar Budaya Tetap Lestari. Produk sagu untuk masa depan generasi dengan pola hidup sehat. Cintailah produk anak bangsa…mari katong manggurebe maju Lestarikan Sagu di Maluku…Salam Sagu Lengket..Jayalah Petani Sagu Maluku, Jayalah Sagu Indonesia.