Membangkitkan Semangat Upsus Siwab Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Walaupun Provinsi.Maluku masuk  zona hijau  dalam laporan realisasi presentase bulanan  IB, PKb dan Kelahiran namun tidak membuat semangat petugas dan Tim pendamping kegiatan menjadi besar hati lantaran hasil yang memuaskan.. tetapi kerja keras dan semangat teman-teman petugas lapangan tetap eksis dan membuat kebanggaan tersendiri yang patut di beri acungan jempol.

Melihat kondisi lokasi dan wilayah kerja yang sangat jauh dan membutuhkan tenaga ekstra untuk dapat menjangkau peternak sapi yang kedapatan lagi birahi dan mau untuk di IB bahkan sapinya menjelang beranak…petugas lapangan tidak memperdulikan waktu…. baik pagi, siang, sore maupun malam hari tidak menghalangi  dalam menjalankan tugas yang diemban nya.

Terlepas dari semuanya itu kegiatan pendampingan Upsus Siwab yang dipercayakan kepada BPTP Maluku sesuai SK Menteri Pertanian tahun 2019 maka wilayah Kab. SBB menjadi tanggung jawab yang harus dibina dan didampingi untuk menderaskan teknologi peternakan kepada masyarakat peternak di wilayah tersebut. Salah satu informasi teknologi yang di lakukan adalah dengan metode penyuluhan secara interaktif antara peternak, petugas dan tokoh masyarakat.

Penyuluhan terkait Hijauan Pakan Ternak berupa legiminosa pohon yakni Indigofera sp. menjadi bahan utama yang perlu disampaikan kepada peternak. Karena umumnya mereka tidak tahu sama sekali perihal tanaman ini. Antusias untuk menanam legum ini sangat tinggi sehingga melalui Kabid Peternakan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) diminta untuk dapat menyebarkan hijauan ini,karena bibitnya sudah diberikan oleh BPTP Maluku saat melakukan Monev Upsus Siwab di lapangan.

Selain itu juga ada beberapa jenis hijauan rumput yang dibagikan untuk ditanam yakni Rumput Odot sebanyak 1800 stek kepada kelompok peternak yang hadir saat itu untuk di tanam.

Selain penyebaran rumput dan legum, tim pendamping juga melakukan pendampingan dalam pembuatan kandang jepit di kecamatan Taniwel Timur desa Kasihe. Pembuatan kandang ini untuk membantu petugas maupun peternak saat melakukan IB atau PKb dan pemeriksaan kesehatan. Karena selama ini belum ada kandang jepit yang dibuat di wilayah Kecamatan Taniwel Timur sehingga menyulitkan petugas yang bekerja di wilayah tersebut untuk melakukan IB, PKb atau pelayanan kesehatan lainnya. Semoga melalui upaya dan kerja yang selama ini dilakukan dapat mempercepat peningkatan produksi sapi khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat bahkan Provinsi Maluku ada umumnya.   Sukses dan jayalah Upsus Siwab Maluku.