PERTEMUAN BPTP MALUKU DENGAN PEMDA PROVINSI MALUKU DAN BUPATI KABUPATEN MALUKU TENGAH BERSAMA TIM INVESTOR RUSIA

Selasa, 7 Januari 2020, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku mendapatkan kunjungan Tim Investor Rusia dari perusahaan Artis International Pte.Ltd yang didampingi oleh Ibu Any dari Kementerian Pertanian. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala BPTP Maluku Dr. Ir. Abd. Gaffar, M.Si yang didampingi oleh KTU, KSPP, Koordinator Program beserta Peneliti dan Penyuluh BPTP Maluku.

Dalam pertemuan tersebut dibahas ketertarikan investor Rusia dari perusahaan Artis International Pte.Ltd mengutarakan ketertarikannya menanamkan modal di Maluku dan dalam pembicaraannya Investor akan melakukan pengembangan tanaman jagung 100.000 Ha dan ditentukan Di Pulau Seram (Kab. Malteng, SBB dan SBT) untuk pengembangan jagung tersebut.

Turut bersama mendampingi Pelaku Usaha asal Rusia tersebut antara lain: BPTP Maluku, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Perusahaan Nusantara Kapital di Jakarta, dan Dinas Pertanian Provinsi Maluku melakukan kunjungan ke Kabupaten Maluku Tegah dan Seram Barat. Pengembangan komoditas jagung menjadi incaran mereka. Keinginan Perusahaan dari Rusia itu disampaikan saat melakukan kunjungan dan bertemu langsung dengan Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua di ruang Kerjanya.


Bupati Maluku Tengah yang didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah Pimpinan OPD terkait, dalam pertemuan tersebut menyambut baik kehadiran para pelaku usaha beserta rombongan yang berminat untuk berinvestasi di Daerahnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga memaparkan kondisi potensi Sumber Daya Alam dan peluang pengembangan wilayah pertanian khususnya komoditas jagung di Kabupaten Maluku Tengah.
Para pelaku usaha asal Rusia ini merasa terkesan dengan sambutan dan penjelasan Bupati. Setelah pertemuan tersebut rencananya Pelaku Usaha dan Tim dari Kementerian Pertanian akan melakukan penjajakan awal, yaitu survei lokasi dan mengambil sampel tanah untuk mengetahui apakah lokasi tersebut cocok untuk melakukan pengembangan komoditas jagung.
Bupati Abua Tuasikal, mengatakan investasi menjadi peluang ekonomi yang memiliki multiplayer effect yang tinggi. “Daerah bisa mendapatkan penerimaan, dan lapangan kerja juga lebih terbuka dan sangat diharapkan rencana ini bisa terrealiasai. Abua juga mengaku siap mempermudah langkah-langkah untuk penanaman modal di wilayahnya.