BPTP Balitbangtan Maluku Gelar Temu Tugas Peneliti Penyuluh Balitbangtan dan Penyuluh Daerah

Temu Tugas Peneliti Penyuluh Pertanian Balitbangtan dan Penyuluh Daerah dilaksanakan pada Kamis, 16 Januari 2019 bertempat di Ruang Rapat B BPTP Balitbangtan Maluku, dengan Tema “Temu Tugas Peneliti Penyuluh Balitbangtan dan Penyuluh Daerah Mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian (KUR, Gratieks dan Kostra Tani) di Provinsi Maluku”. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan yang ada di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah bersama petani binaan. Hadir pula jajaran pejabat Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kota Ambon, Kepala Bidang dari Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Peneliti dan Penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Maluku, Kepala Karantina Pertanian Kelas I Ambon bersama Staf dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku.

Ucapan Selamat Datang disampaikan Kepada para Tamu Undangan oleh Kepala BPTP Balitbangtan Maluku Dr. Ir. Abd, Gaffar, M.Si.

Temu Tugas di buka oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Bapak Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. dalam sambutan awal beliau menyampaikan tentang Tagline Menteri Pertanian (Bpk. Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH. MH) tentang Maju, Mandiri dan Modern (3M). Maju jangan hanya berdiri di satu titik tetapi harus maju terus bergerak, Mandiri tidak bergantung terhadap orang lain dan Modern kita hidup di era 4.0 semua harus modern sesuai dengan teknologi yang lebih otomatis. Dijelaskan pula tentang Program Jangka Pendek 100 hari Kerja yakni Single data, Membentuk WAR (War Agriculture Room) dan Kostra tani diupayakan tahun 2020 ada 5000 Kostra Tani, ditambah 2000 Kostra Tani di tahun 2021 dan Kostra Tani terhubung dengan AWR, Ungkapannya.

Tujuan Pembangunan yang ditetapkan oleh Pak Menteri Pertanian yaitu Penduduk Indonesia tidak kelaparan sehingga pangan harus tersedia dan meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagai penegasan bahwa Menteri Pertanian menginginkan komponen Sumberdaya Manusia Pertanian terutama penyuluh untuk berperan penting dalam pembangunan pertanian dan peningkatan Ekspor

Di sinilah Pusat pembelajaran dimana BPTP berperan sebagai Sekretariat Kostra Tani dan sumber penghasil inovasi kepada Para Penyuluh di kecamatan dan petani. Sehingga dengan adanya Kostra Tani kita berinisiasi sebagai pusat sumber inovasi dan pusat pembelajaran meningkatkan komunikasi antara Penyuluh dan Badan Litbang Pertanian khususnya BPTP. Setelah Temu Tugas ini akan ada monitoring dan evaluasi dari Kementerian Pertanian khususnya Badan Litbang Pertanian sehingga Petani harus maju dengan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh BPTP. .  

Selanjutnya Peserta Temu Tugas Peneliti dan Penyuluh Balitbangtan dan Penyuluh Daerah mendapatkan Materi antara lain: 1) Akses Informasi dan Strategis Pemasaran Produk Unggul Pertanian Nasional dan Daerah; 2) Sinergisitas Pengawasan Lalu Lintas Komoditas Pertanian. Narasumber dari Dinas Deperindag Provinsi Maluku dan Karantina Pertanian Kelas I Ambon.
Pada sela-sela acara berlangsung, Kepala BBP2TP didampingi oleh kepala BPTP Balitbangtan Maluku, Koordinator Program, KSPP, Peneliti dan Kabid Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Maluku menyempatkan untuk mengunjungi Kandang Inti Pengembangan Model Pembibitan Ayam KUB, Mesin Pengering Biji Pala dan Kebun Tagrimart/OPAL.