CPCL, Penyerahan Saprodi Dan Pesemaian Kegiatan PRODUKSI BENIH PADI NUTRI ZINC (ES)

Pengembangan Benih Padi Nutri Zinc merupakan bagian dari implementasi atas arahan Menteri Pertanian. Hasil inovasi yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian tentunya tidak bisa dikembangkan sendiri, tetapi perlu bersinergi dengan pihak lain dalam upaya percepatan di tingkat adopsi dan implementasinya. Sebagai langkah awal, Penanggung Jawab Kegiatan Produksi Benih Padi Nutri Zinc (ES) (11,25 ton) pada tanggal 11 – 14 Maret 2020melakukan koordinasi dengan BPP Kobisonta Kabupaten Maluku Tengah dan Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur untuk melaksanakan CPCL, Penyerahan Saprodi dan melakukan pesemaian di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur.

Pemilihan lokasi adalah proses penetuan lokasi yang akan digunakan untuk perbanyakan benih padi dengan beberapa kriteria, dengan memperhatikan prinsip agronomik dan prinsip genetik. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi diantaranya adalah: kemudahan akses ke lokasi produksi (kondisi jalan, transportasi), dan kondisi fisik lahan, kondisi lahan subur dengan air irigasi dan saluran drainase yang baik dan bebas dari sisa-sisa tanaman/varietas lain. Dari hasil CPCL Lokasi kegiatan yang dipakai adalah lahan petani penakar bpk Qomarus Zaman di desa Wai Asih kec Seram Utara Timur Kobi  Kab. Maluku Tengah dan dengan luas lahan  3 ha dan ditanami padi Inpari IR Nutri Zinc berlabel putih (benih sumber), Sedangkan  untuk kab Seram Bagian Timur berlokasi di desa Jakarta Baru dan akan  dilakukan penanaman seluas 1 ha Inpari Nutri Zinc berlabel ungu dengan petani kooperatornya adalah Sarmun.

Benih padi Inpari Nutri zinc yang berlabel putih (benih sumber) sudah di beri perlakuan (perendaman semalaman) dan sudah dikeringkan dan telah tabur di lokasi persemaian.  Sarana Produksi (Saprodi) merupakan bahan yang sangat menentukan di dalam budidaya tanaman yang ada hubungannya langsung dengan pertumbuhan tanaman di lapangan adalah benih/ bibit, pupuk, dan lain-lain diberikan kepada Petani Kooperator di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur.