Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Kisah Sukses KRPL Desa Soahuku (KOMIK)

Dinamika OPT di Maluku

No images

Highlight

banner
banner9
banner7

Digital Online

Statistik

Anggota : 2
Konten : 312
Jumlah Kunjungan Konten : 260063

Kalender Kegiatan

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday137
mod_vvisit_counterYesterday262
mod_vvisit_counterThis week1195
mod_vvisit_counterThis month5006
mod_vvisit_counterAll25331
Memproduksi Media Informasi Penyuluh Pertanian PDF Cetak E-mail
Oleh Rizal Latuconsina   
Jumat, 09 Maret 2012 00:00
Pendampingan teknologi tidak cukup hanya dilakukan penyuluh pertanian melalui kunjungan pertemuan kelompok tani dengan penyampaian materi secara lisan, tetapi juga diperlukan dengan adanya dukungan materi teknologi yang akan berguna sebagai dokumentasi bagi petani.

Dalam menjalankan tugas fungsi penyuluh pertanian dituntut mampu membuat media informasi pertanian sebagaimana tuntutan Peraturan Manteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No.: per/02/Menpan/2/2008 tentang jabatan fungsional Penyuluh pertanian dan angka kreditnya.

 Beberapa unsur kegiatan yang dapat dilakukan oleh Penyuluh Pertanian dalam menyampaikan materi informasi pertanian sebagai mana tuntutan Peraturan Manteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No.: per/02/Menpan/2/2008 meliputi pembuatan materi informasi pertanian yang dikemas dalam bentuk media informasi penyuluhan pertanian berupa leaflet/liptan, folder, peta singkap, poster kartu kilat dan brosur serta tuntutan kemampuan penyuluh pertanian untuk menulis karya tulis ilmiah melalui media masa yang tidak lain adalah tuntutan penulisan ilmiah popular yang berisikan informasi tentang pengetahuan teknologi dan penulisan yang memberikan motivasi kepada petani dan masyarakat pertanian pemerhati di bidang pertanian.

Menjadi penyuluh pertanian sekarang ini bukan hanya mampu melakukan pendampingan teknologi tetapi juga harus mau dan mampu berkarya berkolaborasi dengan ilmu pengetahuan lainnya yaitu pengetahuan yang berkaitan dengan tulis menulis diantarannya karya tulis ilmiah popular. Pernah diterbitkan sebuah acuan pedoman bagi penyuluh pertanian dalam berkarya dibidang media informasi penyuluh pertanian “ Pedoman Teknis Penulisan Beberapa Bahan Bacaan Penyuluhan Pertanian” yang dikeluarkan oleh Badan Pendidikan Latihan dan Penyuluhan Pertanian Departemen Pertanian pada tahun 1982 dan sekarang ini diganti nama Badan Pengembangan sumberdaya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian. Meskipun acuan pedoman pembuatan media informasi pertanian relatif sudah cukup lama masa beredarnya namun acuan aturan tersebutmasih layak untuk diadopsi guna mendukung pembuatan penulisan materi informasi pertanian dalam bentuk media informasi penyuluhan pertanian.

Beberapa acuan pedoman yang dapat digunakan dalam membuat media informasi penyuluhan pertanian diantarannya adalah : Leaflet/liptan adalah jenis salah satu media informasi penyuluhan pertanian dalam bentuk lembaran informasi pertanian yang disajikan dalam selembar kertas berisikan uraian materi informasi pertanian, penampilan lembar leaflet/liptan tanpa ada pelipatan kertas. Pada bagian depan lembar leaflet berisikan judul tulisan dan uraian tulisan pembuka materi informasi yang akan disampaikan dan pada bagian lembar belakang laflet berisikan muatan isi materi lanjutan dari lembar depan leaflet. Isi materi informasi pertanian yang disampaikan melalui leaflet/liptan harus singkat, jelas, dan padat berupa pokok-pokok uraian yang penting saja dengan menggunakan kalimat sederhana.

Untuk menarik minat sasaran pembaca leaflet/liptan sangat dianjurkan pembuatannya dilengkapi dengan pemberian gambar sederhana dan terfokus yang akan memperjelas materi tulisan. Leaflet/liptan dapat disampaikan kepada petani saat kegiatan kursus tani, demontrasi, karya wisata dan sebagainya.

Folder adalah media informasi penyuluh pertanian disajikan secara lembaran info pertanian, dengan bentuk lembaran yang dilipat-lipat secara teratur mulai dari dua lipatan kertas sampai pada belasan lipatan kertas, tergantung dari lembar kertas yang digunakan. Umumnya folder digunakan untuk penyuluh pertanian terdiri dari 3 lipatan kertas, dengan penyajian uraian materi yang berkesinambungan dari masing-masing lipatan kertas. Materi informasi pertanian yang disampaikan melalui folder baru berupa tulisan yang berisikan uraian singkat, sistematis tentang suatu masalah, penulisan folder pada prinsipnya tidak berbeda dengan penulisan leaflet/liptan yang agak berbeda adalah cara penyajian pokok-pokok pembahasan pada folder disajikan lebih detail dan sistimatis dibandingkan leaflet/liptan dengan penyajian disesuaikan dengan kebutuhan.

Penyajian ilustrasi gambar pada folder sangat dianjurkan dengan gambar sederhana dan diberi warna. Tidak bedannya dengan leaflet/liptan penyampaian folder kepada sasaran dapat dilakukan pada saat kegiatan kursus tani, demontrasi, karya wisata dan dapat juga digunakan sebagai bahan diskusi kelompok pada saat kegiatan pertemuan kelompok.

Brosur adalah satu media informasi penyuluhan pertanian disampaikan dalam bentuk kemasan buku tipis dengan jumlah lembaran maksimal 60 halaman, berisikan uraian singkat, pada dan merupakan pedoman praktis yang dijadikan acuan petunjuk suatu kegiatan. Tulisan pada brosur harus sistematis dan berisikan uraian yang berguna, jelas, singkat dan padat, penyajian brosur harus menarik dilengkapi dengan foto atau gambar. Brosur selain dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi pembaca juga dapat digunakan sebagai sumber bacaan pada kursus tani dan pertemuan kelompok tani.

Majalah adalah media cetak yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk penulisan materi penyuluhan pertanian dikemas dalam bentuk tulisan feature. Isi materi informasi pertanian yang disampaikan melalui majalah adalah tulisan feature yang harus selesai informasinya dapat dipahami dengan muda oleh sasaranya yaitu pembaca khususnya masyarakat umum. Majalah biasannyaterbit secara periodic bulanan maupun triwulan.

Buletin adalah media massa cetak yang satu ini mempunyai sifat penulisan yang tidak jauh beda dengan majalah, perbedaanya dari bulletin dengan majalah ada sasaran yang akan digarap. Umumnya bulletin akan menggarap sasaran suatu kelompok masyarakat yang tergabung dalam satu unit organisasi. Isi materi informasi yang disampaikan dalam bulletin harus terkait sesuai kebutuhan materi yang diperlukan anggota unit organisasi. Penyajian informasi pada bulletin dapat juga didukung dengan adanya foto.

Surat Kabar adalah media massa cetak yang terbit harian, informasi penyuluhan pertanian yang disampaikan dalam surat kabar berupa motivasi anjuran dan mengingatkan kembali tentang suatu peristiwa informasi disampaikan adalah yang baru bagi pembacannya. Penyampaian informasi penyuluhan pertanian yang dikemas dalam media cetak majalah, bulletin dan surat kabar informasi yang dikabarkan harus dikemas dalam bentuk tulisan feature pengetahuan atau feature perjalanan yang merupakan bentuk tulisan penyuluhan pertanian dan biasa dikenal sebagai penulisan ilmiah popular.
LAST_UPDATED2
 

Helena Tarumaselly

Joomla Templates by JoomlaVision.com