• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • (0911) 322664

Koordinasi Upsus Pajale Prov Maluku Tahun 2017

Setelah sukses mencapai target swasembada pangan di tahun 2016, pemerintah terus melakukan koordinasi dalam rangka pencapaian target swasembada pangan yang berkelanjutan. Pada hari Selasa (24/1), koordinasi upaya khusus padi, jagung, kedelai, berlangsung di aula BPTP Balitbangtan Maluku dengan berbagai macam agenda diantaranya pembahasan pencapaian realisasi kegiatan di tahun 2016 dan rencana koordinasi dan pencapaian di tahun 2017. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Badan Ketahanan Pangan, Korem dan Kodim wilayah Maluku, Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur, Buru, Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat, BPTP Balitbangtan Maluku, dan Bulog.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Provinsi Maluku, Ir. Diana Padang, M.Si, menyatakan bahwa pencapaian Provinsi Maluku dalam mewujudkan realisasi upaya khusus diatas 95% dengan kategori baik di tahun 2016. Cetak sawah yang dihasilkan seluas 1.525 hektar. Bahkan, realisasi kabupaten Buru dan Seram Bagian Timur masuk kedalam peringkat 10 besar di tingkat nasional. Selanjutnya, di tahun 2017 telah ditetapkan target pencetakan sawah baru seluas 4.000 hektar di Provinsi Maluku. “target tersebut tidak bisa diubah lagi, mengingat sudah dilakukan penandatanganan pakta integritas di depan presiden” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku tersebut.

Selain target pembukaan sawah baru, rencana kegiatan di tahun 2017 adalah pengembangan jagung seluas 40.000 hektar, pembentukan desa mandiri benih, dan bantuan lahan pasca panen.

Adapun beberapa kendala yang patut dipertimbangkan adalah perubahan iklim, jaringan irigasi yang rusak, kekurangan tenaga kerja, harga jual yang masih rendah, dan lemahnya koordinasi antar instansi.

Acara rapat selanjutnya membahas tentang tehnis pelaporan harian, mingguan, dan bulanan oleh penyuluh lapangan hingga sampai ke Pusat Data dan Informasi Pertanian (Pusdatin) dengan tetap memperhatikan sinkronisasi data dinas pertanian, BPTP, dan Badan Pusat Statistik yang dimoderatori oleh Ir Hasanudin Rumra, M.Si. Diskusi dilanjutkan dengan memperdengarkan permasalahan di setiap kabupaten dan mereview jumlah target baik luas tambah tanam maupun pembukaan lahan baru di setiap kabupaten.

Sebagai penutup acara koordinasi upsus pajale, dilakukan penandatanganan pakta integritas yang berisi tentang kesiapan mendukung program upsus pajale 2017 oleh Kepala Perum Bulog Maluku, Kepala Dinas Kabupaten Seram bagian Timur, Buru, Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat, BPTP Balitbangtan Maluku, dan penanggung jawab upsus Maluku.