• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • (0911) 322664

Beternak Itik Berbuah Manfaat

Menjadi seorang entrepreneur memang harus jeli dalam melihat peluang yang ada. Untuk memulai berbisnis, dapat dilakukan kapan saja, bahkan saat masih muda sekalipun. Hal inilah yang lakukan oleh Solihin seorang pebisnis ternak itik yang ada di Dusun Gemba Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Berawal dari ketidakpercayaan akan teknologi yang diberikan berkaitan dengan beternak itik, pada akhirnya dengan ketekunan dan ketidakpercayaannya maka ia perlahan namun pasti mulai mempercayai setiap teknologi yang diberikan. Berbekal pengetahuan itulah pebisnis muda ini mulai merambah dunia pasaran. Itik merupakan ternak yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai ragam jenis makanan yang kita ketahui dan salah satunya adalah Abon. Abon ini merupakan salah satu teknologi yang diberikan kepada ibu-ibu tani di Dusun Gemba untuk diketahui cara pembuatannya dan selanjutnya dapat dipraktekkan untuk skala rumahtangga. Abon adalah jenis makanan yang tidak asing lagi bagi kita. Kita dapat menjumpainya di pasar tradisional dan super market.
Abon  mempunyai  cita  rasa  baik, enak dan gurih ketika abon tersebut menggunakan rempah-rempah sebagai bumbunya. Dengan kandungan gizi dan protein yang tinggi, abon sangat cocok sebagai pelengkap hidangan makanan maupun dikonsumsi langsung sebagai lauk. Abon dapat dikonsumsi orang dewasa maupun anak-anak. Dengan banyaknya variasi dan cita rasa abon yang beragam jenis membuat banyak pilihan sesuai selera masing-masing. Akhirnya dengan berbekal ketekunan maka keberhasilan dan kesuksesan akan diperoleh dalam usaha beternak itik untuk berbuahkan manfaat bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan keluarga petani.

Berikut resep dan cara membuat abon dari daging itik :

Abon dari Daging Itik (Goreng)

Bahan :
-    1 ekor bebek, potong 4 bagian
-    3 lembar daun salam
-    2 cm lengkuas, kupas dan memarkan
-    500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
-    1 sendok makan asam jawa
-    3 sendok makan gula merah sisir
-    Garam secukupnya
-    750 ml air
-    400 ml minyak goreng

Bumbu yang dihaluskan ;
-    8 butir bawang merah
-    5 siung bawang putih
-    1 sendok makan ketumbar, sangrai, haluskan

Cara membuat :
1.    Didihkan air, rebus bebek bersama daun salam dan lengkuas hingga matang, angkat
2.    Pisahkan daging bebek dari tulangnya dan suwir tipis
3.    Rebus santan bersama bumbu halus, asam jawa, garam dan gula merah
4.    Masukkan suwiran daging bebek, masak hingga santan menyusut. Angkat. Panaskan minyak, goreng suwiran daging bebek hingga kering kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
5.    Hidangan siap disajikan


Abon dari Daging Itik (Sangrai)

Bumbu yang dihaluskan :
-    3 siung bawang putih
-    5 siung bawang merah
-    2 cm lengkuas
-    3 cm serei, gunakan bagian putihnya saja

Bumbu Pelengkap :
-    1 lembar daun salam
-    2 lembar daun jeruk, singkirkan tulang daunnya, sobek-sobek
-    1 batang serai, dimemarkan
-    1 sendok makan ketumbar, tumbuk kasar
-    1 sendok makan kecap manis
-    Garam secukupnya
-    1 sendok teh gula merah yang sudah disisir

Cara membuat :
1.    Rebus daging itik bersama daun jeruk, daun salam dan serai sampai matang dan tekstur daging menjadi lunak, angkat
2.    Suwir daging itik yang sudah matang sampai lembut, sisihkan
3.    Panaskan minyak sayur secukupnya untuk menumis
4.    Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum dan matang
5.    Masukkan daging yang tadi sudah disuwir-suwir, aduk sampai tercampur rata
6.    Tambahkan ketumbar, garam, dan gula merah, aduk lagi sampai tercampur rata
7.    Tambahkan kecap manis, aduk sampai tercampur rata
8.    Tuangkan santan kental, masak sampai meresap dan mengering, peras, angin-anginkan sampai suhunya menjadi normal
9.    Pindah ke wadah saji atau toples, abon daging itik yang gurih dan gampang dibuat siap dihidangkan.

By :Maryke J. Van Room, SP. MSi