• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • (0911) 322664

ADAPTASI KAMBING TERHADAP PAKAN PERLAKUAN MINERAL BLOCK DARI DAUN KELOR DAN GAMAL

Pola pemeliharaan di kalangan peternak yang masih tradisional dan secara umbaran dapat menyebabkan produktivitas yang kurang optimal. Oleh karena itu salah satu solusi adalah dengan melakukan pemeliharaan secara intensif dikandangkan dan disertai dengan pemberian tambahan pakan berupa mineral blok dari daun kelor dan gamal. Kegiatan diawali dengan berdiskusi bersama petani tentang perencanaan pelaksanaan kegiatan meliputi pemasangan label pada masing-masing unit perlakuan, pemasangan lampu penerang kandang, penimbangan ternak, tata cara pemberian pakan perlakuan ke ternak kambing, dan metode mengetahui jumlah konsumsi pakan. Pemasangan label pada masing-masing perlakuan terbuat dari map plastik yang digunting kemudian dituliskan unit perlakuan dan ulangan dengan menggunakan spidol permanen. Selanjutnya label unit perlakuan ditempelkan di petak unit kandang dengan menggunakan paku. Lampu penerangan kandang diambil dari rumah peternak dengan menggunakan kabel sepanjang 50 meter. Selain hal tersebut juga telah dilakukan sanitasi kandang dengan menyapu dan menghilangkan kotoran kambing dengan menggunakan sapu lidi.

Kegiatan pengkajian perbaikan teknologi pemeliharaan kambing ini menggunakan kambing dengan jenis kelamin tidak dibedakan (unsex) yang memiliki usia 5-9 bulan. Pada awalnya ternak dilakukan penimbangan kembali untuk semua unit perlakuan dengan tujuan mengetahui apakah ada pengaruh stres perkandangan terhadap bobot badan ternak. Tata cara penimbangan adalah mempersiapkan timbangan gantung analog kapasitas maksimal 100 kg dan menggantung timbangan tersebut menggunakan tali nilon di tiang kandang. Setelah itu masing-masing kambing yang digunakan dalam perlakuan dilakukan penimbangan. Proses penimbangan kambing dilakukan pembungkusan dengan karung goni sehingga tampak seperti bersarung dengan tujuan memudahkan dalam penimbangan dan gantungkan pada timbangan hingga kambing tidak banyak gerak dan angka penunjuk timbangan stabil. Hasil bobot badan yang didapat dari kegiatan penimbangan dicatat ke dalam buku rekording ternak serta kambing perlakuan dimasukkan ke dalam unit percobaan seperti sedia kala. Setelah itu dilakukan pemberian pakan perlakuan berbentuk molases block dari daun gamal, kelor dan campurannya sebagai pakan perlakuan. Sebelum pemberian pakan perlakuan adalah melakukan sanitsi tempat pakan dengan tujuan menghilangkan mikroorganisme yang dapat mengganggu pertumbuhan ternak akibat lama penyimpanan tempat pakan. Pakan molases block merupakan pakan tambahan sehingga kambing tetap diberikan hijauan rumput biasa. Pakan perlakuan molases block dibagi menjadi 5 bagian diberikan dari pada masing-masing ulangan dari setiap perlakuan. Adapun rancangan perlakuan adalah T1 = pakan basal, T2= pakan basal + pemberian molases block dari daun kelor, T3= pakan basal + pemberian molases block dari campuran daun kelor dan gamal dan T4= pakan basal + pemberian molases block dari daun gamal. Aktivitas hari berikutnya adalah melihat adaptasi ternak kambing terhadap pakan perlakuan. Selain itu juga melakukan perhitungan konsumsi pakan perlakuan yaitu dengan cara jumlah pemberian - sisa pakan perlakuan.

IMG_20170922_172149.jpgIMG_20170923_122928.jpgIMG_20170923_093842.jpgIMG_20170923_114230.jpgIMG_20170923_122755.jpgIMG_20170923_123409.jpgIMG_20170923_123427.jpgIMG_20170922_170037.jpgIMG_20170922_161405.jpgIMG_20170922_163942.jpgIMG_20170922_163248.jpgIMG_20170922_162953.jpgIMG_20170922_171900.jpgIMG_20170922_172003.jpgIMG_20170922_164406.jpgIMG_20170922_172122.jpgIMG_20170922_172114.jpgIMG_20170922_161352.jpgIMG_20170922_164229.jpgIMG_20170922_163451.jpgIMG_20170922_165850.jpgIMG_20170922_163222.jpgIMG_20170922_170044.jpgIMG_20170922_163000.jpgIMG_20170922_161449.jpgIMG_20170922_161355.jpgIMG_20170922_170031.jpg