Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Temu Teknis di Kabupaten Seram Bagian Barat

Temu Teknis merupakan forum pertemuan antara peneliti, penyuluh pertanian Balitbangtan dengan penyuluh lapangan dalam rangka mengkomunikasikan dan mensosialisasikan program/kegiatan strategis Kementan dan atau inovasi pertanian hasil Balitbangtan yang prospektif diterapkan di lapangan sesuai kebutuhan pengguna sekaligus untuk menjaring umpan balik/saran dan masukan tentang inovasi pertanian Balitbangtan dan strategi diseminasinya.  Kegiatan temu teknis peneliti-penyuluh merupakan salah satu metode penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan sinergitas koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi penyuluhan dalam rangka mendukung pembangunan pertanian. Penyuluh merupakan barisan lini terdepan di lapangan dalam pencapaian sasaran program peningkatan produksi pertanian.

            BPTP sebagai mitra Pemda dalam memajukan pembangunan pertanian dan perdesaan, menyediakan paket teknologi pertanian guna membangun agribisnis yang berkelanjutan, membantu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani melalui upaya alih teknologi. Untuk meningkatkan kinerja penyuluh pertanian diperlukan dukungan informasi teknologi tepat guna, bimbingan dalam melakukan pendampingan yang efektif dan efisien, pembinaan mental serta pengorganisasian di dalam melaksanakan tugas sebagai Penyuluh Pertanian. Oleh karena itu langkah awal yang dilakukan BPTP Maluku sebelum pelaksanaan kegiatan temu teknis peneliti-penyuluh adalah koordinasi kegiatan dengan Dinas terkait.

Kegiatan koordinasi dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 April 2021 dan koordinasi dilakukan dengan yang mewakili kepala dinas pertanian Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu dengan kepala bidang penyuluhan (Simon J. Mailoa, SP). Pada intinya beliau menyetujui kegiatan yang akan dilakukan dan berharap melalui kegiatan temu teknis, maka akan terjadi proses interaktif dalam penyampaian inovasiĀ  untuk merubah pola pikir dari pengguna teknologi. Keterpaduan penyuluh di BPTP Maluku dengan Penyuluh di daerah/Kabupaten menjadi keharusan untuk kelancaran percepatan penyebarluasan adopsi inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian pada lokasi yang lebih spesifik, umpan balik setelah teknologi diaplikasikan bahkan memungkinkan memodifikasi teknologi sehingga bermanfaat optimal bagi masyarakat khususnya petani/pengguna. Sinergi Penyuluh di Kabupaten Seram Bagian Barat dengan BPTP Maluku sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi/adopsi teknologi yang sudah maupun sedang berjalan secara utuh maupun permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Penulis : Maryke J Van Room, SP. M.Si